YAYASAN INTERMEDIKA PRANA

Pencegahan Penularan HIV

Orang-orang yang rawan terinfeksi HIV adalah mereka dari kalangan yang berisiko tinggi, seperti pemakai narkoba jenis suntik atau junkis, para pekerja seks, perilaku seks tidak aman dan berganti pasangan, waria, lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki, orang yang bekerja di layanan Kesehatan (khususnya yang berhubungan dengan jarum suntik) dan bayi dari ibu hamil yang terinfeksi HIV.

Berikut contoh pencegahan penularan HIV :

  1. Selalu menggunakan jarum suntik yang steril dan baru.
  2. Tidak menggunakan jarum suntik secara bergantian (lebih baik lagi tidak menggunakan narkoba jarum suntik)
  3. Selalu menggunakan kondom saat melakukan hubungan seks
  4. Tidak menyusui bagi ibu yang telah terinfeksi HIV dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan
  5. Darah yang akan di donorkan kepada seseorang sebaiknya di test HIV dulu,

 

Ada 5 cara yang juga sangat efektif dilakukan agar terhindar dari HIV :

  1. A atau Abstine (tidak melakukan hubungan seks sama sekali)
  2. B atau Be Faithful (bersikap setia pada pasangan)
  3. C atau Condom Used (gunakan kondom setiap kali berhubungan seks)
  4. D atau Don’t used injection Drug (tidak memakai narkoba suntik) dan Detect Early (deteksi dini HIV dengan memeriksakan diri tanpa menunggu gejala muncul)
  5. E atau Educated (mencari informasi tentang HIV dan AIDS dengan tepat)

 

Dengan mengetahui berbagai cara pencegahan penularan HIV, diharapkan setiap pribadi “aware” terhadap kesehatan seksual. Sehingga kasus tertular dan menularkan sudah tidak ada lagi.

Bagikan

Berita Terbaru

Penularan HIV
Fase AIDS
Pencegahan Penularan HIV
Periksakan Diri Deteksi HIV
Sahabat Terbaik